« Home | Soraya Intercines Film : Mencari Pemain Baru un... » | Dwiwangkara Mencari Pendekar untuk Bermain Sinet... » | Sinetron Rahasia Illahi dan Rahmat Illahi : Masih ... »

Artis di Bawah Portrait Management Selalu Diminati Pasar

MENJAMURNYA stasiun televisi menjadi lahan tersendiri bagi perusahaan artis management. Setiap hari beragam acara hiburan membutuhkan banyak artis yang semakin lama dituntut semakin berkualitas. Mensiasati kenyataan seperti itu perusahaan artis management termasuk di dalamnya Portrait Management terus melakukan terobosan dalam menyiapkan artis-artis yang diinginkan para klien. Sebetulnya proses seperti apa yang harus di lakukan management artis ini untuk memenuhi kebutuhan para kliennya?

Menyiapkan artis dengan kualitas akting yang baik tentunya bukanlah hal yang mudah. Tapi buat perusahaan artis management seperti Portrait Management ini merupakan kegiatan rutin yang harus dilakukan. Proses mulai dari perekrutan, mengarahkan, pelatihan, mempromosikan, hingga membina artis selama masa kontrak dengan klien menjadi tugas perusahaan artis management.

Menurut Endrawan SH., SE., Komisaris Portrait Management, yang juga kerap disapa Wawan, semua artis yang di-manage Portrait Management hampir bisa dipastikan bisa diserap oleh pasar, yakni para klien mulai dari stasiun televisi, production house, perusahaan advertising, hingga perusahaan penerbitan. RCTI, SCTV, TPI adalah beberapa stasiun televisi yang pernah menjadi klien Portrait Management.

Untuk production house ada nama-nama PH beken seperti KEP, MD Entertainment dan MNC. Adapun media cetak seperti Femina, Gadis dan Dewi adalah beberapa majalah yang hingga saat ini masih menjadi klien Portrait Management. Bahkan beberapa produk tayangan iklan di televisi pun kerap memakai artis Portrait Management, seperti Mie Sedap dan Hemaviton.

Artis yang ada di bawah Portrait Management selain selalu diserap pasar juga mendapat keuntungan lain. Keuntungan itu adalah berupa pelatihan yang dirancang sedemikian rupa agar menghasilkan artis-artis yang berkualitas. Buat para calon artis diberikan pelatihan tidak hanya akting tapi juga etika, psikologis, dan berbagai jenis make up. Meski ditangani oleh tenaga pengajar yang handal, semua itu diberikan secara gratis.

Tidak hanya sampai di situ, Portrait Management juga memfasilitasi proses casting yang diselenggarakan klien, sehingga artis Portrait tidak perlu antri, “Kita punya tempat casting sendiri, jadi klien yang sering datang ke sini.,” ujar pria berperawakan gempal ini. Apalagi artis Portrait tidak perlu repot-repot apply biodata dan photo ke klien, karena klien dapat mengakses langsung semua itu di web Portrait Management.

Yang paling penting buat artis dan calon artis, perusahaan artis management ini memungut biaya lebih rendah dibanding perusahaan artis management lainnya untuk setiap kontrak kerja. “Di Jakarta cuma kita yang berani melakukan pemotongan 10% untuk pemotretan, dan 16% untuk bentuk pekerjaan lainnya,” demikian Wawan berpromosi.

Calon Artis Harus Memiliki Attitude dan Bakat

Selain hunting keluar kota Portrait Management juga memberi kesempatan kepada calon artis untuk mendaftarkan diri. Mereka yang berpotensi bisa bergabung di Portrait Management adalah orang-orang yang punya attitude dan berbakat. Menurut Wawan kedua hal tersebut lebih menentukan dibanding penampilan. Tapi bukan itu saja persyaratan yang diajukan. Syarat lainnya adalah calon artis harus punya minat yang kuat untuk terjun di dunia entertainment bukan semata-mata hanya karena ingin popular atau ingin mendapat bayaran yang tinggi.

Jika Anda merasa memiliki persyaratan-persyaratan ini, Anda bisa datang untuk mendaftarkan diri setiap hari kerja, dengan membawa photo murni, berkarakter, serta memakai baju atau kaus tanpa corak ke:

PT. Portrait Cipta Karya Mandiri.
Grand Wijaya Centre E-8 lantai 1-3 Jakarta Selatan.
Telp. (021) 7397960, 7210283, 7397952

Dibutuhkan Ratusan Model
untuk Acara Jakarta Fashion Week

Tahun 2007 mendatang Portrait Management berencana akan mengadakan acara fashion show yang digelar secara masal selama satu pekan penuh, seperti yang sudah dilakukan di Bali dan Singapura. “Rencananya kami akan beri nama Jakarta Fashion Week (JFW),” ungkap Wawan.
Acara ini menurut Wawan rencananya bakal melibatkan puluhan desainer terkemuka dalam dan luar negeri serta ratusan model. Menurut kalkulasi Wawan paling tidak dibutuhkan 180 model untuk tiga sesi fashion show dalam satu hari.

Permintaan Presenter Kuis Meningkat

Selain pemain sinetron permintaan yang turut meningkat dari klien ke Portrait Management adalah permintaan terhadap presenter kuis. Menurut Wawan semua stasiun televisi saat ini sedang berlomba untuk membuat berbagai program kuis. Untuk itu diperlukan banyak presenter yang tentu saja tidak cukup hanya sekadar cantik atau tampan. Ketrampilan membawakan acara dan mampu membuat acara hidup menjadi salah syarat untuk menjadi seorag presenter yang diminati. (Sumber : Tabloid Peluang Usaha)

Excellent information and facts. Only real difficulty I was basically receiving was viewing the pics. No idea exactly why.
obat kutil pada kelamin pria dan wanita paling ampuh anabaptistblog.blogspot.com

Post a Comment